Organisasi yang berdiri dikota madiun-jatim ini adalah organisasi terbesar pencak silat indonesia.
organisasi yang berdiri tahun 1922 ini telah merambah dan berkembang pesat di dunia, organisasi yang mengutamakan persaudaraan disamping mengajarkan jotos-menjotos. bukan jotos menjotos yang terpenting dalam organisasi ini tapi kepribadian yang luhur yang tercermin dalam diri seeorang itu sangat penting sekali untuk mengarungi kekejaman yan ada didunia ini.
semakin lama kepribadian anggota sh terate makin hancur mungkin karena kikisan jaman yang sudah tua ini.
aku bukan menyalahkan siapa2 tapi orang2nya sendiri yang tidak mementingkan persaudaraan yang hakiki yang sangat berarti bagi orang hidup. Dan kehidupan.

10 April 2008 pukul 03:38 |
halo wong tuban
kabar baik yo
tetep jaga persaudaran jangan berantem mulu
ok?
10 April 2008 pukul 05:35 |
tetap………
selalu………….
selamanya
Saudara adalah jiwa kedua selain diri kita sendiri.
Berantem=ndesoo
17 April 2008 pukul 02:00 |
mas sulisyanto yang saya hormati..
meski baru 19 tahun di SH TERATE(artinya saya belum tahu apa – apa), tapi rasanya saya kurang sependapat dengan apa yang saudara sampaikan. Memang benar bahwa ada saudara kami yang pernah berbuat onar, perang ato perbuatan buruk lainnya. tapi ijinkan saya untuk menyampaikan beberapa pembelaan:
1. Perilaku spt tersebut di atas hanya terjadi di beberapa tempat yang menurut hemat kami tidak mencerminkan sh terate secara keseluruhan
2. masyarakat di daerah2 tersebut secara kultural memang keras. tanpa sh teratepun daerah2 tersebut memang rawan konflik(ingat sejarah 1927,1948 dan 1965). justru kami yang ikut berjibaku membela pancasila dan nkri pada saat itu.
3. sekiranya ada ratusan ato ribuan warga sh terate yang sedang lupa akan ajarannya, saya pikir saudara sulis perlu bertemu dengan lebih dari 2 juta warga sh terate yang lain. satu pertanyaan saya untuk njenengan. Jika seorang muslim (saya muslim) melakukan tindakan yang tidak benar (menebar teror dengan bom misalnya), apakah kemudian islam yang harus disalahkan?
mari dudukan segala sesuatu secara proporsional. saya tidak bisa menampik bahwa ada saudara saya yang belum lurus jalan hidupnya. tapi bagi saya, sh terate telah menjadi bagian hidup, mengalir dalam aliran darah, menjadi pendorong agar saya lebih bertaqwa kepa Allah swt. kalo boleh saya bertanya lagi, mas sulis ini warga sh terate ato bukan. terimakasih atas perhatiannya. tidak lupa saya juga minta maaf atas kekhilafan saudara2 saya. nama saya anggit andrianto, sekarang masih aktif mbimbing adik2 warga sh terate di uns.
ciu dikocak kacik mrica pala dinggo dakon
niate becik disangka ala monggo kemawon
30 Mei 2008 pukul 05:49 |
salam
wiro yudo wicaksono
saya dari pencak silat cempaka putih
salam persaudaraan
19 Juni 2008 pukul 09:10 |
mas mbook yoo jo twuran to mas pdo2 glek sego ko’ yo isih twran sih di rebutke opo?
lwih apik yo pdo akur …dadi leluhur ugo seneng..!!
21 Juni 2008 pukul 16:37 |
http://Www.tongpo.dah.com
3 Agustus 2008 pukul 03:25 |
Bner…bos…jngan pukul rata semua…klo pukul rata yang g obyektif ntu